CDC Melaporkan Gejala Baru Cacar Monyet

Jakarta – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) melaporkan gejala baru cacar monyet (monkeypox).

Itu di rilis berdasarkan gejala yang di amati dokter pada pasien yang terinfeksi monkeypox.

Di kutip dari CNBC, orang yang terinfeksi monkeypox umumnya melaporkan gejala seperti:

Demam

Pembengkakan kelenjar getah bening

sakit kepala

Nyeri otot

Munculnya ruam pada wajah, tangan dan kaki

Di kutip dari situs resmi CDC, ruam yang muncul biasanya bermula di wajah atau di dalam mulut.

Kemudian ruam berkembang melalui beberapa tahap pada wajah, tangan, atau kaki.

Namun, pasien cacar monyet di Amerika Serikat sejauh ini melaporkan gejala yang berbeda.

Gejala pertama yang di alami pasien adalah ruam di mulut, alat kelamin, anus, dan menyebar ke area selain wajah, tangan, atau kaki.

Dalam beberapa kasus, gejala umum seperti demam, sakit kepala, dan pembengkakan kelenjar tidak selalu muncul sebelum ruam.

Padahal, gejala tersebut tidak muncul sama sekali pada penderita cacar monyet.

Dalam beberapa kasus, pasien juga menunjukkan gejala baru lainnya yang bukan merupakan bagian dari gejala umum cacar monyet, seperti:

Nyeri di dalam atau di sekitar anus dan rektum

pendarahan di rektum

Proctitis (peradangan yang menyakitkan pada lapisan rektum)

Merasa ingin buang air besar padahal perut sudah kosong

Selain itu, lesi cacar yang terjadi juga berbeda.

Biasanya, lesi cacar monyet muncul sebagai ruam datar pada kulit dan kemudian berkembang menjadi lepuh cair dan berisi nanah.

Saat menjadi lebih baik, lesi mengering dan lepas dengan sendirinya.

Namun, CDC menunjukkan bahwa beberapa pasien baru-baru ini mengembangkan lesi yang terjadi pada tahap yang berbeda.

Lesi dapat dengan cepat membengkak dan terisi dengan cairan atau nanah.

“Orang yang mengalami ruam atau lesi abnormal harus menghubungi dokter mereka,” tulis CDC Selasa (14/6/2022) di situs resminya.

Kriteria terbaru CDC untuk pasien cacar monyet adalah:

Kontak dengan kasus yang di curigai atau di konfirmasi dari monkeypox.

Kontak dengan seseorang dengan ruam serupa.

Perjalanan baru-baru ini ke negara-negara dengan kasus cacar monyet yang di laporkan.

Melakukan kontak dekat dan langsung dengan pria yang berhubungan seks dengan pria yang bertemu pasangannya melalui situs web online, aplikasi, atau acara sosial.

Kontak dengan hewan liar hidup atau mati atau hewan peliharaan eksotis endemik Afrika, atau produk yang berasal dari hewan tersebut.

Ayo simak juga ulasan berikut ini : Vierra Bersamamu, semoga bermanfaat artikel kali ini!

Leave a Comment