My Blog

Larangan memberi makan kucing liar di Jakarta Barat memaksa lurah turun tangan

kucing liar

Surat edaran yang melarang warga Jakarta Barat (Jakbar) memberi makan kucing liar menjadi sorotan. Kepala desa setempat turun tangan.

 

Kepala Desa Kedoya Utara Tubagus Masarul Iman ingin memastikan informasi ini. Surat edaran larangan memberi makan kucing liar dikabarkan telah dikeluarkan oleh pengelola Kompleks Green Garden RW 03.

 

Tubagus ingin pihaknya memberikan solusi atas polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial.

 

“Saya akan mengajak desa untuk mencari solusi,” kata Tubagus saat dikonfirmasi, Selasa (21/6/2022).

 

Ia mengatakan, pihak kecamatan Kedoya Utara telah melakukan investigasi terkait pemberitaan larangan memberi makan kucing liar di lapangan. Dia mengatakan, Badan Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat juga menaruh perhatian pada polemik tersebut.

 

“Kemarin Sudin KPKP Jakarta Barat melakukan pemantauan di tempat tersebut,” jelasnya.

 

Ia juga membenarkan bahwa surat tersebut dikeluarkan oleh pengurus RW 03 di Kompleks Green Garden. Larangan tersebut dikatakan dikeluarkan karena pengelola RW menerima keluhan dari warga yang merasa terganggu dengan keberadaan kucing-kucing liar di fasilitas tersebut.

 

“Alasan keluhan dari warga adalah ketika makanan yang diberikan kepada kucing tidak siap, lingkungan sekitar menjadi kotor, atau ada juga kotoran kucing dan muntahan kucing di dekatnya,” katanya.

Larangan viral memberi makan kucing liar

 

Sebuah surat edaran yang melarang memberi makan kucing liar menjadi viral di media sosial. Surat edaran itu dikeluarkan oleh pengelola Kompleks Green Garden RW 03, Jakarta Barat.

 

Surat itu menyebar melalui surat berantai. Surat tersebut menjelaskan bahwa larangan memberi makan kucing liar dikeluarkan karena warga merasa terganggu dengan banyaknya kucing liar yang ada di fasilitas tersebut.

 

Disebutkan pula bahwa keberadaan kucing-kucing liar tersebut karena adanya oknum warga yang memberi mereka makan setiap hari.

 

Exit mobile version