Rekomendasi Berita Lengkap Seluruh Indonesia

Kemenkes minta rumah sakit waspada Omicron BA.4 dan BA.5 !

Omikron BA.4 dan BA.5

Omicron BA.4 dan BA.5 baru terus menyebar di Indonesia, jumlahnya pada Kamis (24 Juni) sudah mencapai 143 kasus. Distribusi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, hingga Bali.

Dari jumlah tersebut, Kementerian Kesehatan RI menyatakan gejala COVID-19 baik ringan hingga sedang. Satu pasien meninggal dan satu pasien dalam kategori berat.

Maxi Rein Rondonuwu, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), meminta pihak rumah sakit bersiap menghadapi tren pertama dua subvarian Omicron baru. Pasalnya, persentase kasus COVID-19 yang bergejala terpantau cukup tinggi.

“Yang mencolok BA.4 dan BA.5 gejalanya ringan dan sedang cukup tinggi,” kata Maxi kepada detikcom, Sabtu (25/6/2022).

Dari 21 pasien dengan subvarians Omicron BA.4, sembilan memiliki gejala sedang atau 42,86 persen dari semua kasus. Di subvarian Omicron BA.5, di sisi lain, 46,72 persen dari 122 pasien atau 57 pasien mengeluhkan gejala sedang.

“Kita perlu kewaspadaan dan kesiapan rumah sakit,” katanya.

Omikron BA.4 dan BA.5. mengasah

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin RI sebelumnya memperkirakan puncak kasus Omikron BA.4 dan BA.5 akan tiba pada akhir Juli, dengan kasus harian sepertiga dari puncak Omikron sebelumnya sebesar 60.000, yaitu 20.000 kasus per hari. akan berjumlah . Menurut sejumlah ahli, termasuk ahli epidemiologi Dicky Budiman dari Griffith University Australia, periode krisis Omicron BA.4 dan BA.5 baru akan berlangsung setidaknya satu hingga dua bulan.

“Peningkatan COVID-19 ini jelas akan berlangsung setidaknya satu atau dua bulan ya, tetapi ini berbeda dari waktu delta ya, hanya kelompok yang rentan terhadap populasi berisiko tinggi, seperti orang tua, komorbiditas atau mereka yang dengan cakupan imunisasi minimal paling berbahaya,” jelas Dicky baru-baru ini.

“Dan itu setidaknya kita akan menghadapi periode rentan, ya setidaknya Agustus, itu juga tergantung bagaimana kita memitigasinya,” lanjutnya.

Semoga bermanfaat artikel ini ! Baca juga : Cemburu

Exit mobile version